Kasus Penembakan Polisi di Solok Selatan: Apa yang Sebenarnya Terjadi? Terkait Tambang Ilegal?

oleh -5 Dilihat
AKP Dadang Iskandar, tersangka kasus penembakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Selatan, AKP Ulil Riyanto. [Foto: Dok. Ist] 

Solok Selatan, Kabapedia.com – Insiden mengejutkan terjadi di Solok Selatan (Sumbar), Sumatra Barat (Sumbar). Seorang polisi, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Solok Selatan, AKP Ulil Riyanto, tewas diduga ditembak oleh rekannya sesama polisi, AKP Dadang Iskandar, yang menjabat sebagai Kepala Bagian Operasional.

Baca juga:

Kejadian tragis penembakan polisi, yang berlangsung pada Jumat dini hari (22/11), diduga berkaitan erat dengan konflik terkait penindakan tambang ilegal di wilayah tersebut. Lantas apa yang sebenarnya terjadi?

Setelah insiden penembakan yang merenggut nyawa Ulil, Dadang tidak berhenti di situ. Ia dilaporkan juga menembaki rumah dinas Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana. Ancaman hukuman yang menantinya termasuk pidana mati atau penjara seumur hidup.

Dugaan Konflik Tambang Ilegal