Hutama Karya Raih Rekor MURI, Garap Proyek Tol Tercepat di Indonesia

oleh -504 Dilihat
Hutama Karya Raih Rekor MURI, Garap Proyek Tol Tercepat di Indonesia. [Foto: Dok. Hutama Karya]

Jakarta, Kabapedia.com – PT Hutama Karya (Persero) mencatat sejarah baru dengan meraih penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) untuk kategori “Pengerjaan Proyek Jalan Bebas Hambatan dengan Tingkat Efisiensi Waktu Tertinggi” pada Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3. Proyek senilai Rp 2,729 triliun ini berhasil diselesaikan 127 hari lebih cepat dari target kontrak, mencatat efisiensi waktu mencapai 21,7%.

Baca juga:

Hutama Karya meraih penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) untuk kategori “Pengerjaan Proyek Jalan Bebas Hambatan dengan Tingkat Efisiensi Waktu Tertinggi” pada Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 yang digarap melalui Kerjasama Operasi antara Hutama Karya, Wijaya Karya, dan Brantas Abipraya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Direktur Utama MURI, Osmar Semesta Susilo, kepada Executive Vice President Divisi Sipil Umum Hutama Karya, Rizky Agung Saputra pada Jumat (1/8) di Auditorium Ki Narto Sabdo, Gedung MURI & Jaya Suprana Institute Jakarta.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menjelaskan, rekor ini diraih berkat keberhasilan menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol sepanjang 15,47 km dalam waktu 473 hari kalender, atau 127 hari lebih cepat dari target kontrak 600 hari. “Pencapaian ini menghasilkan tingkat efisiensi waktu mencapai 21,7%, tertinggi untuk kategori pembangunan jalan bebas hambatan di Indonesia,” ujar Adjib.

Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 merupakan jalan tol pertama di Provinsi Jambi yang mulai beroperasi sejak 17 Oktober 2024. Jalan tol ini dilengkapi dengan jalan akses sepanjang 1,8 km dan berbagai struktur pendukung termasuk jembatan overpass, underpass, serta interchange.

Keberhasilan percepatan proyek didukung penerapan teknologi konstruksi digital inovatif, termasuk peralatan canggih untuk mengukur kualitas tanah secara instan, sistem pemindai otomatis, teknologi pemetaan laser, dan sistem navigasi satelit. Proyek ini juga meraih penghargaan nihil kecelakaan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI atas pencapaian 2.935.573 jam kerja aman.

Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian regional melalui peningkatan efisiensi distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang investasi baru di Jambi dan Sumatera Selatan.

Baca juga:

Acara penyerahan penghargaan turut dihadiri oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Jambi Periode 2023-2025, Ibnu Kurniawan, dan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Provinsi Jambi, Benny Widya Christiawan.

“Rekor ini mencerminkan implementasi nilai-nilai AKHLAK dan budaya kerja unggul di lingkungan Hutama Karya. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam setiap proyek infrastruktur,” tutup Adjib Al Hakim. [isr]

 

Ikuti Kabapedia Network di  Google News dan KabaPadang 

No More Posts Available.

No more pages to load.