Termasuk Soal LGBT, Gubernur Sumbar Turut Minta 3.900 Mahasiswa KKN UNP Jawab Permasalahan Daerah

oleh -280 Dilihat
Gubernur Sumbar Mahyeldi saat melepas mahasiswa KKN UNP secara daring. [Foto: Dok. Diskominfotik Sumbar]

Padang, Kabapedia.com – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kampus Universitas Negeri Padang (UNP), Periode Januari – Juni 2023, secara daring, Senin (9/1/2023).

Dalam arahannya, Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKN ini sebagai kontribusi nyata UNP terhadap permasalahan masyarakat. Peran serta UNP diwujudkan dengan mengirimkan mahasiswa KKN ke berbagai daerah di Indonesia.

Gubernur juga mengatakan, mahasiswa KKN UNP yang terbagi dalam beberapa tematik yang tersebar di berbagai daerah di Sumbar, diharapkan dengan beberapa tema-tema tersebut dapat juga disinergikan dengan permasalahan yang marak terjadi akhir-akhir ini seperti masalah narkoba, LGBT, Stunting, harga pangan, dan lainnya.

“Pada tahun 2022 yang lalu terjadi kenaikan harga pangan tertinggi di dunia, kami berharap di tahun 2023 dengan adanya KKN Tematik UNP bisa mensinergikan programnya dengan mengedukasi masyarakat dan meningkatkan ketahanan pangan di Sumbar,” ujar gubernur.

Di kesempatan tersebut, Gubernur menginformasikan pada bulan Mei 2023 nanti akan diadakan kegiatan Latsitardanus XLIII yang akan di hadiri oleh 3.000 taruna Akademi Militer dan Kepolisian, Praja IPDN dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

“Saya harap Mahasiswa KKN Tematik UNP bisa bersinergi dengan Latsitardanus ini, nantinya kegiatan ini akan dihadiri oleh taruna Akademi Militer dan Kepolisian, Praja IPDN dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi,” tutur gubernur.

Kemudian, Rektor UNP Ganefri juga memberikan sambutan sekaligus melepas mahasiswa KKN. Bahwa dengan adanya program KKN dan Kampus Merdeka ini, diharapkan mahasiswa dapat mengedukasi masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Dalam kebijakan merdeka belajar kampus merdeka, KKN merupakan salah satu strategi untuk bisa lebih mendekatkan Mahasiswa di tengah masyarakat agar mereka bisa berkontribusi di sektor pendidikan. untuk itu kita terus mengembangkan 3 hal guna meningkatkan kompetensi mahasiswa UNP ini, yaitu menerapkan digital management, digital leadership dan digital learning,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UNP, Yohandri, Periode KKN UNP Januari-Juni ini merupakan periode pertama di tahun 2023. Sejak 2020 hingga 2023, UNP sudah menerjunkan mahasiswa sebanyak 29.379 orang dengan berbagai tema dan kegiatan.

Dia menjelaskan, periode ini sebanyak 3.900 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN terbagi atas beberapa skema, yaitu secara reguler dan tematik. KKN tematik seperti tematik stunting bekerja sama dengan BKKBN, tematik dengan dinas Kab. Sijunjung, tematik siaga bencana dengan BMKG.

Baca Juga: Sudah Berlaku, Seluruh Transaksi Keuangan Pemprov Sumbar Dialihkan ke Syariah

Dengan kegiatan KKN dan bekerja sama dengan berbagai instansi ini diharapkan dapat menyumbang aspirasi di tengah persoalan yang ada di tengah masyarakat. [isr]

 

Simak berita Kabapedia.com di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.