SCORPION KING !! Body Legend Gagah dari Karoseri Tentrem

oleh -74 Dilihat
SCORPION KING !! Body Legend Gagah dari Karoseri Tentrem. [Foto: Dok. ARF Info]

Jakarta, Kabapedia.com – Siapa yang tidak kenal dengan bus satu ini? Di eranya, model bus ini menjadi body paling gagah dan keren di pasaran berkat modelnya yang berbeda dari bus lain. Jika ada yang bertanya tentang body single glass yang masih menjadi favorit dan menarik, salah satu jawaban yang banyak diberikan adalah body bernama Scorpion King, hasil karya Karoseri Tentrem Malang. Body bus ini memiliki tampilan layaknya bus Eropa yang gagah dan elegan. Mari kita bahas perjalanan dari body bus legendaris ini. Untuk informasi lengkapnya, simak video ini sampai akhir.

Baca juga:

Model body bus Scorpion King pertama kali hadir pada tahun 2010 dari Karoseri Tentrem. Saat itu, desain bus ini mengejutkan banyak operator bus karena tampilan eksterior dan interiornya yang gagah, gahar, dan sangat elegan. Model ini mengadopsi tampilan bus Scania Touring yang hadir di pasar Eropa, terlihat dari model kaca yang menyambung hingga ke grill depan. Namun, tidak seluruh desainnya diadopsi oleh karoseri Tentrem karena ada beberapa bagian yang disesuaikan dengan pasar di Indonesia.

Tampilan Scorpion King generasi pertama dari karoseri Tentrem sangat gagah dengan aksen identitas panel hitam di tengah fascia depannya serta spion tanduk gahar yang terpasang di bagian atap. Spion ini merupakan bawaan asli dari body Scorpion King, dan produk lain yang pertama kali mengadopsi spion model ini adalah body Galaxy series dari karoseri Tentrem. Body Scorpion King generasi pertama juga masih menggunakan model lampu depan yang lebar dan berwarna hitam, sangat cocok dengan bahasa desain body ala Scania Touring yang elegan khas Eropa.

Desain body sampingnya juga mengadopsi tampilan dari bus Scania Touring, khususnya di bagian lekukan kaca sampingnya. Garis kacanya terlihat menyambung dari grill depan hingga ke kaca samping belakang. Scorpion King juga memiliki ciri khas desain semi floating roof karena pilar A-nya dicat hitam, seakan menyambungkan kaca depan dengan kaca samping. Ada juga aksen kaca kecil di bawah pintu depan untuk mengawasi area blind spot di sebelah kiri kendaraan serta fender roda besar yang memberikan kesan overfender tambahan.

Bagian body belakangnya juga mengadopsi tampilan ala bus Scania Touring yang simpel namun tetap gagah. Body Scorpion King generasi pertama menggunakan model stop lamp tipis yang dipasang vertikal, meski ada juga yang memesan dengan lampu belakang milik Jetbus generasi pertama. Desain bumper belakangnya memiliki garis-garis tegas yang membuat tampilannya lebih berotot. Ciri khas lain dari body Scorpion King adalah punuk besar di atap bagian depannya, yang selain membuat tampilannya lebih gagah, juga berfungsi melindungi kondensor AC dari ranting pohon.

Sekitar tahun 2012, body Scorpion King mendapatkan facelift agar tampilannya lebih segar. Bagian lampu depan dan belakang berubah. Lampu depan menjadi lebih kecil dengan frame berwarna silver, dan lampu kabut di bumper depan berubah dari bulat kecil menjadi kotak. Lampu belakang diganti dengan model stop lamp milik Scania Touring yang lebih lebar dan besar, menggunakan teknologi LED.

Ada juga varian Scorpion King tanpa punuk di atapnya, seperti unit milik PO NPM, sehingga atapnya jadi polos dan lurus. Kondensor AC lebih terekspos, dan model atap di atas kaca depan dibuat lebih tebal untuk kesan mirip Scania Touring asli.

Interior kabin Scorpion King generasi pertama menggunakan desain dashboard yang simpel namun ergonomis, dengan panel konsol dekat area pengemudi dan permainan motif kayu. Fitur lain yang keren adalah lover AC yang mudah dijangkau oleh pengemudi. Partisi kabin tebal dengan permukaan rata di atasnya bisa digunakan untuk menaruh barang atau snack penumpang.

Pada generasi kedua, interior mendapatkan beberapa perubahan, termasuk dashboard yang lebih kecil dan rendah. Model lover AC penumpang berubah menggunakan yang berbentuk oval seperti pada Jetbus generasi pertama, namun fiturnya sama lengkapnya.

Baca juga:

Hadirnya body ini di saat itu menjadi penghentak pasar karena tampilannya yang berbeda dengan bus yang sedang beredar. Desain yang gagah dan elegan membuat banyak operator tertarik untuk menggunakan body ini pada armada mereka. Jadi, siapa di antara kalian yang masih memfavoritkan body satu ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar. [isr]

 

Ikuti Google News dan berita Kabapedia Network di KabaPadang