Gacor! Tingkat Serapan Kerja Lulusan Unand Capai 76 Persen

oleh -264 Dilihat
Coffee morning Rektor Unand bersama awak media, Senin (2/2/2026). [Foto: Kabapedia.com]

Padang, Kabapedia.com – Universitas Andalas (Unand) mencatat tingkat serapan tenaga kerja dan kelanjutan studi lulusan yang tinggi. Hasil pemantauan alumni menunjukkan sebanyak 76 persen lulusan Unand telah bekerja, melanjutkan studi, atau membangun usaha mandiri dalam enam bulan pertama setelah wisuda.

Baca juga:

Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator kualitas pendidikan dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Kampus secara konsisten melakukan tracer study minimal enam bulan setelah kelulusan untuk mengukur serapan kerja, kelanjutan studi, dan kewirausahaan alumni.

“Target kami 80 persen lulusan cepat terserap kerja, lanjut studi, atau membangun usaha mandiri,” ujar Efa Yonnedi saat kegiatan coffee morning bersama awak media, Senin (2/2/2026).

Pemantauan alumni menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu lulusan yang dijalankan Universitas Andalas seiring penguatan reputasi kampus di tingkat nasional dan internasional. Upaya tersebut juga didukung oleh transformasi digital layanan akademik, termasuk penerapan ijazah digital untuk menjamin keamanan dan validitas dokumen lulusan.

Selain fokus pada daya saing lulusan, Unand juga memperluas akses pendidikan melalui berbagai skema beasiswa. Salah satunya melalui keikutsertaan sebagai perguruan tinggi pengelola Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) tahun 2026 yang memberikan pembiayaan penuh bagi mahasiswa magister dan doktoral dari negara berkembang.

“Pemerintah menanggung biaya kuliah, biaya hidup, tiket perjalanan, asuransi hingga pelatihan bahasa Indonesia bagi peserta beasiswa KNB,” kata Efa Yonnedi.

Di tingkat internal, Unand memastikan tidak ada mahasiswa Fakultas Kedokteran yang berhenti kuliah karena kendala biaya. Kampus menyiapkan program beasiswa berbasis zakat yang didukung alumni dan Badan Amil Zakat Universitas Andalas sebagai solusi pembiayaan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Menjadi dokter dari keluarga kurang mampu tetap bisa diwujudkan melalui dukungan beasiswa internal kampus,” ujarnya.

Saat ini Universitas Andalas memiliki lebih dari 36 ribu mahasiswa aktif dengan dukungan 1.555 dosen dan 231 guru besar. Perguruan tinggi negeri tertua di luar Pulau Jawa ini menaungi 15 fakultas dan satu sekolah pascasarjana dengan total 154 program studi.

Baca juga:

Dalam pemeringkatan universitas, Unand berada di posisi 396 Asia dan peringkat 77 Asia Tenggara. Memasuki usia ke-70 tahun sejak berdiri pada 13 September 1956, Unand menargetkan penguatan reputasi global hingga 2029 dengan menempatkan lulusan sebagai indikator utama keberhasilan pendidikan tinggi. [isr]

No More Posts Available.

No more pages to load.