Renovasi Sekolah Rakyat Tahap IA Capai 98,3 Persen, Siap Digunakan Tahun Ajaran Baru 

oleh -521 Dilihat
Salah satu Sekolah Rakyat Tahap IA secara nasional telah rampung 100% dan siap dimanfaatkan mulai tahun ajaran baru 2025/2026 pada 14 Juli 2025 mendatang. [Foto: Dok. PUPR]

Bekasi, Kabapedia.com – Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur pendidikan melalui program Sekolah Rakyat (SR). Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa dukungan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat Tahap IA secara nasional telah rampung 100% dan siap dimanfaatkan mulai tahun ajaran baru 2025/2026 pada 14 Juli 2025 mendatang. Saat ini kondisinya, hingga 7 Juli 2025, progres fisik renovasi Sekolah Rakyat Tahap IA telah mencapai 98,3% dan memasuki fase akhir penyelesaian.

Baca juga:

“Renovasi Sekolah Rakyat Tahap IA merupakan bagian dari program strategis nasional yang tersebar di 63 titik lokasi di 22 provinsi di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Dody saat meninjau langsung progres pekerjaan di Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (7/7/2025).

Menurut Dody, Tahap I dari program ini mencakup total 200 sekolah yang terbagi menjadi tiga sub-tahapan, yaitu Tahap IA, IB, dan IC. Semua pekerjaan pada Tahap I bersifat renovasi dan ditargetkan selesai seluruhnya pada akhir Juli 2025.

Renovasi dilakukan dengan memanfaatkan bangunan eksisting milik Kementerian Sosial, pemerintah daerah (provinsi/kabupaten/kota), dan perguruan tinggi yang dialihfungsikan menjadi fasilitas Sekolah Rakyat. Ruang-ruang yang direnovasi mencakup ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, ruang guru, musala, lapangan, rumah dinas guru, ruang makan, UKS, dan fasilitas pendukung lainnya.

Rinciannya, Tahap IA mencakup renovasi pada 63 lokasi, Tahap IB mencakup 37 lokasi yang sudah mulai berkontrak sejak 4 Juli 2025, dan Tahap IC mencakup 100 lokasi tambahan. Total keseluruhan Tahap I mencakup 200 lokasi yang dirancang untuk menampung hingga 20.000 siswa.

Tak hanya berhenti pada Tahap I, Kementerian Pekerjaan Umum juga tengah menyiapkan Sekolah Rakyat Tahap II yang bersifat permanen. Lahan untuk pembangunan sekolah ini telah disiapkan oleh pemerintah daerah, dengan luas 5 hingga 10 hektare per lokasi. Sekolah Rakyat Tahap II ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Nantinya, siswa dari Tahap I akan dipindahkan ke fasilitas permanen tersebut.

Sekolah Rakyat Tahap II dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa di tiap sekolah, lengkap dengan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA. Program ini merupakan inisiatif strategis pemerintah dalam menyediakan pendidikan berkualitas berbasis asrama (boarding school) khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca juga:

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Essy Asiah, menyampaikan bahwa progres pekerjaan fisik Sekolah Rakyat di Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi telah mencapai 98%. “Tinggal penyelesaian pekerjaan minor dan tambahan lansekap,” ujarnya.

Calon Sekolah Rakyat ini akan dilengkapi ruang kelas dengan kapasitas 9 rombongan belajar (rombel) tingkat SMA, masing-masing untuk 20 siswa per rombel. Dengan progres signifikan ini, pemerintah optimistis Sekolah Rakyat dapat menjadi jawaban atas kebutuhan pendidikan layak bagi anak-anak prasejahtera, sekaligus mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia. [isr]

 

Ikuti Kabapedia Network di  Google News dan KabaPadang 

No More Posts Available.

No more pages to load.