Rektor UNP: Lulusan Harus Siap Hadapi Dunia yang Kian Kompetitif

oleh -132 Dilihat
Universitas Negeri Padang (UNP) hari ini memulai prosesi Wisuda ke-136 untuk periode September 2024, yang akan berlangsung selama empat hari. [Foto: Dok. Ist]

Padang, Kabapedia.com — Rektor Universitas Negeri Padang, Krismadinata, menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan awal perjalanan menghadapi dunia yang semakin kompleks dan penuh tantangan. Hal itu disampaikannya dalam pidato pada Wisuda ke-142 periode April 2026 yang digelar pada Senin (6/4/2026).

Baca juga:

Dalam prosesi wisuda hari pertama tersebut, UNP resmi meluluskan sebanyak 1.679 wisudawan dan wisudawati dari berbagai jenjang pendidikan. Rektor menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian para lulusan, sekaligus mengingatkan bahwa gelar akademik bukan jaminan kesuksesan di tengah perubahan global yang cepat.

“Wisuda bukan garis finis. Wisuda adalah deklarasi bahwa kalian baru saja meninggalkan dermaga, dan lautan luas terbentang di depan mata,” ujar Krismadinata dalam pidatonya.

Ia menyoroti berbagai tantangan global yang kini dihadapi, mulai dari konflik geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada energi dunia, hingga ancaman perubahan iklim. Bahkan, peringatan dari BMKG tentang potensi musim kemarau 2026 yang lebih panjang dan kering menjadi sinyal penting bagi generasi muda untuk lebih adaptif.

Selain itu, perkembangan pesat teknologi seperti Artificial Intelligence juga dinilai telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk dunia kerja dan pendidikan. Karena itu, Rektor menekankan pentingnya literasi data, sertifikasi kompetensi, dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Dunia tidak lagi ramah bagi mereka yang hanya berbekal ijazah. Yang menentukan masa depan bukan sekadar IPK, tetapi karakter, ketangguhan, dan kemampuan beradaptasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menitipkan tiga pesan penting kepada para lulusan. Pertama, berani menghadapi perubahan dan memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk berkembang. Kedua, berani mengambil setiap peluang sekecil apa pun yang datang. Ketiga, berani menjadi bagian dari solusi bagi bangsa, bukan sekadar pengamat atau pengkritik.

UNP, lanjutnya, tidak hanya ingin meluluskan sarjana, tetapi juga mencetak generasi pembelajar, inovator, serta pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah berperan besar dalam keberhasilan para lulusan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan wisudawan hari ini merupakan hasil dari kerja keras, doa, dan pengorbanan banyak pihak.

“Bangsa ini tidak membutuhkan pahlawan yang sempurna, tetapi membutuhkan generasi yang adaptif, berintegritas, dan berani mengambil peran,” ujarnya.

Baca juga:

Menutup pidatonya, Rektor berpesan agar para lulusan membawa nama almamater dengan penuh kebanggaan, namun tetap rendah hati, serta terus belajar dan memberi manfaat bagi sesama di tengah dinamika zaman. [isr]