Padang, Kabapedia.com – Rektor Universitas Negeri Padang, Dr. Ir. Krismadinata, S.T., M.T., Ph.D menilai halal bihalal bukan hanya sekadar tradisi, namun tentang penyucian hati dari segala prasangka untuk meluruhkan ego serta menyambung kembali tali silaturrahmi yang mungkin sempat terputus.
Baca juga:
- Rektor UNP Wisuda 1.562 Lulusan, Tekankan Ketangguhan Hadapi Era Ketidakpastian
- Menuju Kampus Kelas Dunia, UNP Resmikan Institut Konfusius
“Setelah Ramadan manusia diharapkan tidak hanya kembali kepada fitrah secara simbolik, tetapi juga secara batiniah. Kembali kepada hati yang jernih, jiwa yang tenang dan kesadaran bahwa kita semua adalah hamba yang lemah di hadapan Allah,” ungkap Krismadinata dalam sambutannya saat acara Silaturrahmi, Halalbihalal, dan Pelepasan Calon Jemaah Haji Tahun 1447 H, yang digelar Civitas Akademika UNP.
Adapun kegiatan yang dihadiri oleh ribuan civitas akademik ini dilaksanakan di Auditorium UNP pada, Senin (30/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan penceramah KH. Zulfa Mustofa, Waketum Taufvidyah PBNU.
Rektor juga mengingatkan, jika sering kali yang paling sulit adalah menahan lapar dan dahaga, tapi juga menahan ego dalam diri kita, untuk saling memaafkan. Namun di situlah letak kemuliaan manusia.
“Ketika dia mampu merendahkan dirinya untuk memaafkan dan meminta maaf,” ingat Rektor.
Baca juga:
- UNP Luncurkan Migran Centre Pertama di Luar Jawa, Siapkan SDM Sumbar Hadapi Pasar Kerja Global
- Tabligh Akbar Ustadz Adi Hidayat di UNP Dibanjiri 4 Ribu Massa, Begini Pesannya
Untuk musim haji tahun ini sebanyak 14 orang civitas akademika UNP bakal mengikuti ibadah haji tahun 1447 H. Saat pelepasan bakal calon jemaah haji Rektor secara simbolis menyerahkan cendera mata serta bantuan uang saku. [isr]
