Rokan Hulu, Kabapedia.com – PT Pegadaian kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Perusahaan menyerahkan berbagai sarana pendidikan kepada Universitas Rokania di Rokan Hulu, Riau, sebagai bagian dari Program Pembangunan Berkelanjutan yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan sekaligus penguatan kapasitas generasi muda Indonesia.
Baca juga:
- Pegadaian Borong Lima Penghargaan Asia
- Pegadaian Cetak Sejarah, Ekspansi Internasional ke Timor Leste Langsung Raup Ratusan Transaksi
Bantuan yang disalurkan meliputi 10 unit proyektor, 9 unit Air Conditioner (AC), 200 unit kursi pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen, serta satu unit Interactive Smartscreen. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus mempercepat transformasi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan Universitas Rokania.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan kuliah umum yang menghadirkan Anggota DPR RI Komisi VI sebagai narasumber. Kuliah umum tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai peran strategis generasi muda dalam menghadapi era digitalisasi, pembangunan ekonomi nasional, serta pentingnya membangun karakter yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing di tingkat global.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara PT Pegadaian dan DPR RI Komisi VI dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kolaborasi antara lembaga jasa keuangan, pemerintah, dan perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia unggul, khususnya di Provinsi Riau.
Mewakili Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru, Deputi Bisnis Kantor Area Pekanbaru, Satriya Bratawijaya, mengatakan pendidikan merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi perhatian perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial.
“PT Pegadaian percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan. Melalui Program Pembangunan Berkelanjutan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Universitas Rokania. Kami juga berharap kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan institusi pendidikan seperti ini dapat terus diperkuat demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Satriya Bratawijaya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VI, Dr. H. Achmad, M.Si., mengapresiasi komitmen PT Pegadaian yang terus berkontribusi dalam pembangunan sektor pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
“Kolaborasi antara BUMN dan lembaga pendidikan merupakan langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saya mengapresiasi PT Pegadaian yang konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini bukan sekadar penyediaan fasilitas, tetapi merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berkualitas dan berdaya saing. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas,” ungkap Dr. H. Achmad, M.Si.
Apresiasi juga disampaikan Rektor Universitas Rokania melalui Wakil Rektor II Abdul Putra Ginda Hasibuan, S.IP., M.A. Menurutnya, bantuan tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di kampus.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Pegadaian dan Anggota DPR RI Komisi VI atas dukungan yang diberikan kepada Universitas Rokania. Bantuan ini akan sangat membantu dalam meningkatkan kenyamanan, efektivitas, dan kualitas proses pembelajaran di kampus kami. Kehadiran fasilitas yang lebih modern menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Ginda.
Melalui Program Pembangunan Berkelanjutan, PT Pegadaian terus berupaya memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung akses terhadap pendidikan yang berkualitas. Sinergi bersama DPR RI Komisi VI dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan terus memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan nasional.
Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada 1 April 1901. Selain bergerak di industri gadai, Pegadaian juga memiliki berbagai produk dan layanan investasi berbasis emas, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas. Untuk pembiayaan, Pegadaian menyediakan layanan pembiayaan haji dan umrah, kredit mikro, kredit kendaraan, hingga KUR Syariah.
Sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021 bersama BRI dan PNM, Pegadaian berkomitmen mendukung pelaku UMKM agar dapat naik kelas.
Pegadaian juga merupakan lembaga pembiayaan yang berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif. Berbagai inovasi layanan dan program sosial terus dikembangkan untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Baca juga:
- Pegadaian Ungkap Kunci Sukses Karier di Era Digital
- Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun, Kinerja Moncer Berkat Ekspansi Bank Emas
Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor usaha bulion setelah memperoleh izin penyelenggaraan kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui izin tersebut, Pegadaian dapat menjalankan layanan Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga Perdagangan Emas.
Produk dan layanan Pegadaian dapat diakses secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital yang tersedia di App Store dan Play Store. [isr]







