Warga Bukittinggi Antusias Sambut Program Makan Bergizi Gratis, DPR RI Soroti Pentingnya Perang Melawan Gizi Buruk

oleh -394 Dilihat
Kegiatan sosialisasi MBG yang digelar di Aula Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Lambau, Kota Bukittinggi, Selasa, 5 Agustus 2025. [Foto: Dok. BGN]

Bukittinggi, Sumatera Barat – Antusiasme tinggi masyarakat Bukittinggi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencerminkan kesadaran yang semakin meningkat akan pentingnya pemenuhan gizi dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat dan cerdas. Hal ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi MBG yang digelar di Aula Balai Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Lambau, Selasa, 5 Agustus 2025.

Baca juga:

Program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam membentuk generasi berkualitas, tidak hanya dari segi kesehatan fisik, tetapi juga intelektual, sosial, dan emosional. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Bukittinggi Riyani, dan Tenaga Ahli Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN), Anyelir Puspa Kemala.

Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama menekankan bahwa masalah gizi masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

> “Kita menghadapi beban ganda gizi, mulai dari stunting, kekurangan zat gizi mikro, hingga meningkatnya prevalensi obesitas. Hadirnya Badan Gizi Nasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan kebijakan gizi berjalan lebih efektif serta berkelanjutan,” tegasnya.

Menurutnya, sumber daya manusia yang berkualitas adalah fondasi kemajuan bangsa. Gizi yang optimal sejak dini memiliki dampak langsung terhadap kemampuan anak dalam belajar, berprestasi, dan berkontribusi pada masyarakat.

Tenaga Ahli Deputi BGN, Anyelir Puspa Kemala, turut mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan program. Masyarakat diajak tidak hanya mengawasi kualitas makanan yang diberikan, tetapi juga menanamkan pola makan sehat dalam keluarga.

“Dukungan masyarakat yang teredukasi menjadi kunci keberhasilan program MBG. Kami juga membuka kesempatan kemitraan tanpa biaya bagi masyarakat melalui portal resmi BGN di www.mitra.bgn.go.id,” jelasnya.

Program MBG sendiri bertujuan memberikan akses makanan bergizi kepada anak usia sekolah, ibu hamil, menyusui, dan balita; menekan angka stunting dan gizi buruk; meningkatkan konsentrasi dan prestasi belajar; serta memberdayakan pelaku usaha lokal seperti UMKM pangan dan petani.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Bukittinggi, Riyani, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menyoroti pentingnya edukasi gizi dan peran Dinas Kesehatan dalam menjamin kualitas makanan yang beredar.

“Gizi berkualitas mencakup pola makan seimbang dengan kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air yang sesuai kebutuhan tubuh. Edukasi harus menyasar seluruh lapisan masyarakat,” ujar Riyani.

Baca juga:

Program MBG merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Dalam konteks ini, Badan Gizi Nasional (BGN) berperan sebagai koordinator utama dan pelaksana berbagai intervensi untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting secara nasional. [isr]

 

Ikuti Kabapedia Network di  Google News dan KabaPadang

No More Posts Available.

No more pages to load.