UIN Imam Bonjol Didorong Jadi Poros Ekonomi Syariah, Pegadaian Hadirkan Dukungan Komprehensif

oleh -679 Dilihat
Penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala Departemen Produk Gadai Pegadaian Area Padang, Busra Adrianto, dan Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Martin Kustati, pada Senin, 14 Juli 2025 di Kampus Sungai Bangek, Padang. [Foto: Dok. Ist]

Padang, Kabapedia.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang didorong menjadi poros penggerak ekonomi syariah nasional. Dorongan ini datang melalui kerja sama strategis dengan Unit Usaha Syariah Pegadaian Area Padang, yang melibatkan dukungan program pendidikan, riset, dan pemberdayaan ekonomi berbasis syariah.

Baca juga:

Kolaborasi tersebut diresmikan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Kepala Departemen Produk Gadai Pegadaian Area Padang, Busra Adrianto, dan Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Martin Kustati, pada Senin, 14 Juli 2025 di Kampus Sungai Bangek, Padang.

“Program ini bertujuan untuk mendorong dan mengakselerasi peran strategis perguruan tinggi Islam sebagai poros penggerak ekonomi syariah secara komprehensif, berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Busra Adrianto, Rabu (16/7/2025).

Menurutnya, UIN Imam Bonjol memiliki sumber daya manusia yang memadai untuk berperan dalam pengembangan ekonomi syariah. Karena itu, Pegadaian mendukung dengan pendekatan pemberdayaan komunitas, pengembangan SDM, serta pembangunan sarana penunjang berbasis prinsip syariah.

Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah Program Dana Kebajikan Umat (DKU) Pegadaian tahun 2025, yang memprioritaskan kegiatan sharia-preneur, literasi keuangan syariah, workshop kewirausahaan, pembangunan fasilitas Gade Sharia Creative Lounge, riset ilmiah, program apresiasi prestasi, serta program magang.

“Untuk mahasiswa wirausaha, kami memberikan tambahan modal bagi Unit Usaha Mahasiswa yang layak dan memenuhi persyaratan,” terang Busra.

Dalam bidang literasi, program ini akan menggelar edukasi tentang potensi, skema, dan pentingnya bisnis berbasis syariah di Indonesia, termasuk seminar bertajuk “Akselerasi Ekonomi Berbasis Syariah”. Tak hanya itu, Pegadaian juga mengapresiasi dosen dan mahasiswa berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap dedikasi dalam pengembangan institusi.

Untuk mendukung penguatan kapasitas mahasiswa, tersedia pula program magang yang disesuaikan dengan minat dan bakat, sebagai bekal pengalaman dunia kerja. Sementara melalui seminar “Go Sharia”, Pegadaian mendorong peningkatan pemahaman mahasiswa dan masyarakat terhadap konsep ekonomi syariah.

Kerja sama ini juga mencakup program riset bisnis syariah naik kelas, yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam penelitian guna memperkuat fondasi bisnis syariah di tengah masyarakat.

Baca juga:

Langkah kolaboratif ini diharapkan memperkuat posisi UIN Imam Bonjol sebagai pusat inovasi dan transformasi ekonomi syariah di Sumatera Barat dan skala nasional. [isr]

 

Ikuti Kabapedia Network di  Google News dan KabaPadang

No More Posts Available.

No more pages to load.