Rahasia Menghasilkan Uang yang Tidak Dipahami Orang Miskin!!

oleh -1379 Dilihat
Rahasia Menghasilkan Uang yang Tidak Dipahami Orang Miskin! [Grafis: Dok. YouTube/Timothy Ronald]

Berbeda dengan orang miskin yang mengikuti aturan, orang kaya justru menciptakan sistem dan aturan main mereka sendiri. “Orang kaya tidak main sesuai aturan. Mereka yang bikin sistem, mereka yang ciptakan game-nya. Ketika inflasi naik, orang miskin panik, tapi orang kaya malah senang karena aset mereka makin mahal,” ungkap narasumber. Ia menambahkan, “Saya sangat cinta inflasi. Ketika inflasi terjadi, semua apartemen, mobil, dan rumah saya makin mahal. Justru saya tambah kaya.”

Narasumber juga menekankan pentingnya investasi dan informasi sebagai kunci kekayaan. “Orang kaya tidak kerja untuk gaji. Mereka beli aset yang berkembang saat mereka tidur. Uang adalah alat, bukan hadiah. Orang miskin lihat uang sebagai reward, tapi orang kaya lihat uang sebagai alat untuk menciptakan lebih banyak uang,” jelasnya. Ia juga menyoroti sikap skeptis orang miskin terhadap informasi baru, “Orang miskin bilang trading crypto atau saham itu judi. Padahal, orang kaya seperti Jeff Yass bisa bikin 280 triliun setahun dari trading. Mereka tahu sesuatu yang lu tidak tahu.”

Baca juga:

Video ini menantang penonton untuk keluar dari pola pikir lama dan mulai mempelajari cara kerja uang yang sesungguhnya. “Kalau lu mau keluar dari kemiskinan, ubah pola pikir lu. Jangan jadi budak sistem. Belajar cara mainin game-nya, ciptakan sistemmu sendiri,” pesan narasumber. Ia menambahkan, “Uang itu seperti sungai, harus mengalir. Jangan diam di rekening. Investasi di aset, bisnis, atau proyek yang bisa bikin uang bekerja untuk lu.”

Video ini bukan sekadar kritik terhadap sistem, tetapi juga ajakan untuk introspeksi dan mengambil tindakan. “90% yang nonton ini akan balik ke kebiasaan lama: kerja, gaji, nabung, miskin. Tapi 10% yang berani ambil risiko dan belajar akan meraih kebebasan finansial. Masa depan itu milik mereka yang berani bertindak sekarang,” tutup Timothy. [isr]

 

Ikuti Kabapedia Network klik  Google News dan KabaPadang