Pegadaian Kanwil Pekanbaru Perkuat ESG Lewat Program Sosial di Tiga Provinsi

oleh -14 Dilihat
Sebagai bagian dari komitmen dalam mengimplementasikan prinsip ESG dan mendukung pembangunan berkelanjutan, PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru secara konsisten melaksanakan berbagai program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. [Foto: Dok. Pegadaian]

Pekanbaru, Kabapedia.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru semakin memperkuat komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui beragam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menjangkau Provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau sepanjang Semester I 2026.

Baca juga:

Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga literasi keuangan. Seluruh kegiatan dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Sebagai bagian dari komitmen dalam mengimplementasikan prinsip ESG dan mendukung pembangunan berkelanjutan, PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru secara konsisten melaksanakan berbagai program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sepanjang Semester I 2026, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru telah merealisasikan berbagai program sosial, pendidikan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi, dan literasi keuangan yang tersebar di Provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Berbagai program tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pegadaian dalam menciptakan nilai bersama (creating shared value) sekaligus mendukung pencapaian SDGs.

Realisasi program ESG Pegadaian Kanwil II Pekanbaru pada Semester I meliputi bantuan sarana dan prasarana rumah ibadah berupa pembangunan dan renovasi fasilitas masjid dan musala di enam titik guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.

Di bidang sosial, Pegadaian menyalurkan bantuan paket sembako serta sarana dan prasarana di 13 titik bagi panti sosial, lingkungan masyarakat, dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Pada sektor pendidikan, perusahaan memberikan beasiswa dan perlengkapan sekolah di enam titik, serta bantuan sarana pendidikan di satu titik di Provinsi Riau sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik.

Pegadaian juga menjalankan program pemenuhan gizi masyarakat melalui penyaluran makanan siap saji dan protein hewani di 28 titik, termasuk dua titik di Provinsi Sumatera Barat, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Di Kepulauan Riau, Pegadaian merealisasikan program pembangunan berkelanjutan melalui penyediaan sarana dan prasarana umum di dua titik, berupa pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) serta bantuan mesin perahu dan jaring ikan bagi nelayan. Program tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Pegadaian juga melaksanakan kegiatan penghijauan untuk menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan, Pegadaian menggelar edukasi financial planning di sekitar 58 titik. Program ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat agar mampu mengelola keuangan secara bijak, produktif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diwujudkan melalui pelatihan peningkatan kapasitas usaha, fasilitasi promosi melalui berbagai kegiatan bazar, serta pemberian bantuan sarana usaha di tiga titik guna meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku UMKM.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru menegaskan bahwa implementasi program ESG merupakan bagian integral dari strategi bisnis perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga pada penciptaan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Pegadaian percaya bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, melalui berbagai program ESG, kami terus berupaya menghadirkan manfaat nyata, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan sarana ibadah, pembangunan fasilitas umum, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Seluruh program tersebut merupakan bentuk komitmen Pegadaian dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah kerja kami,” ujarnya.

Melalui implementasi berbagai program tersebut, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Ke depan, Pegadaian akan terus mengembangkan berbagai inisiatif ESG yang selaras dengan arah kebijakan perusahaan, pemerintah, serta SDGs sehingga keberadaan Pegadaian tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga menghadirkan nilai sosial dan lingkungan yang berdampak luas.

Melalui semangat #MelayaniSepenuhHati, PT Pegadaian berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat dengan menghadirkan layanan keuangan yang inklusif sekaligus menjalankan program-program sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Provinsi Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Indonesia secara berkelanjutan.

Tentang Pegadaian

PT Pegadaian didirikan di Sukabumi, Jawa Barat, pada 1 April 1901. Selain bergerak di industri gadai, Pegadaian juga memiliki beragam produk investasi berbasis emas, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas. Untuk pembiayaan, Pegadaian menyediakan layanan pembiayaan haji dan umrah, kredit mikro, kredit kendaraan, hingga KUR Syariah.

Sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro pada 2021 bersama BRI dan PNM, Pegadaian berkomitmen mendukung UMKM agar naik kelas.

Pegadaian juga merupakan lembaga pembiayaan sosial yang berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan inklusif. Berbagai inovasi layanan dan program sosial terus dikembangkan guna menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Pada Desember 2024, Pegadaian resmi menjadi pelopor usaha bulion setelah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Izin tersebut memungkinkan Pegadaian menjalankan kegiatan usaha bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, dan Perdagangan Emas.

Produk dan layanan Pegadaian dapat diakses secara konvensional maupun digital melalui aplikasi Pegadaian Digital yang tersedia di App Store dan Play Store.

Tentang Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru

PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru membawahi wilayah operasional di Provinsi Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Wilayah ini mencakup ratusan outlet Pegadaian yang terdiri atas kantor cabang, unit pelayanan, dan agen aktif.

Baca juga:

Selain melayani produk gadai dan pembiayaan, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru terus mengembangkan layanan investasi emas, pembiayaan syariah, perluasan jaringan agen, serta berbagai program sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. [isr]

No More Posts Available.

No more pages to load.