BPS: Rokok Termasuk Penyebab Utama Kenaikan Angka Kemiskinan Sumbar!!

oleh -409 Dilihat
Potret kemiskinan. Ilustrasi [Foto: Dok. Medcom.id]

Padang, Kabapedia.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatra Barat merilis data kemiskinan terbaru di Sumbar. Kepala BPS Sumbar, Herum Fajarwati mengungkapkan, angka kemiskinan Sumbar mengalami peningkatan.

Dia menjelaskan, pada bulan September 2022, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Sumbar mencapai 343,82 ribu orang (6,04 persen).

“Jumlah ini bertambah sebesar 8,61 ribu orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2022 yang sebesar 335,21 ribu orang,” ujar Herum saat menggelar jumpa pers di Kantor BPS Sumbar di Padang, Rabu (1/2/2023).

Berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode Maret 2022 – September 2022, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebanyak 2,72 ribu orang (dari 137,61 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 140,33 ribu orang pada September 2022).

Sementara pada periode yang sama jumlah penduduk miskin di perdesaan naik sebanyak 5,89 ribu orang (dari 197,60 ribu orang pada Maret 2022 menjadi 203,49 ribu orang pada September 2022).

Garis Kemiskinan pada periode Maret 2022–September 2022, Garis Kemiskinan juga naik sebesar 7,08 persen. Kenaikannya dari Rp610.941,- per kapita per bulan pada Maret 2022 menjadi Rp654.194,- per kapita per bulan pada September 2022.

Dia juga mengungkapkan kalau tiga jenis komoditi makanan yang berpengaruh paling besar alias penyebab utama kenaikan terhadap nilai Garis Kemiskinan pada September 2022 adalah beras, rokok kretek filter, cabe merah (di perkotaan dan di perdesaan).

“Sementara itu lima komoditas bukan makanan yang paling dominan adalah biaya perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi,” tambah dia.

Baca Juga: Kebanyakan Hutan dan hanya 15 jiwa per Km²!! Ini Lho 6 Daerah Tersepi di Sumbar

Peranan komoditas makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan. Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan pada September 2022 tercatat sebesar 75,79 persen. [isr]

 

Simak berita Kabapedia.com di Google News