Bagaimana Magma Bisa Menjadi Sumber Energi Masa Depan

oleh -140 Dilihat
Magma bisa penuhi kebutuhan energi satu negara! Bagaimana caranya? [Foto: Dok. DW Inovator]

Kabapedia.com – Baru-baru ini, para ilmuwan menemukan bahwa magma bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan energi masa depan suatu negara. Bagaimana caranya? Mari kita telusuri lebih dalam.

Baca juga:

Ketika lava panas bertemu dengan air, seperti yang sering terjadi saat erupsi gunung berapi di Hawaii, terjadi fenomena menarik. Awalnya, suhu lava tidak langsung menurun. Lava mengumpul di bagian bawah, mirip dengan madu yang dituangkan dari sendok ke dalam cangkir, lalu mengeras menjadi bongkah batu dan gelas. Dari bongkah yang mendingin ini, keluar gelembung-gelembung udara yang implosi saat bertemu dengan air dingin, meledak ke dalam sebelum mencapai permukaan air.

Di laboratorium khusus di Universitas Munion, ahli vulkanologi seperti Anthony Lamur dan Uri Coopers mempelajari batuan gunung berapi dengan menempatkannya dalam suhu 1100 derajat Celsius. Laboratorium ini merupakan salah satu dari sedikit di dunia yang didedikasikan untuk riset vulkanologi. Tujuan riset ini adalah untuk memahami proses yang terjadi di dalam gunung berapi di bawah permukaan bumi. Sebelum muncul sebagai lava, magma tersembunyi jauh di dalam bumi.

Penelitian ini menyoroti bagaimana magma terbentuk jauh di bawah tanah dan cara menerobos kerak bumi. Ternyata, yang sampai ke permukaan hanya sekitar 5-10% dari total magma, sementara sebagian besar terhenti di kerak bumi yang berfungsi sebagai filter alami.

Magma terbentuk di lapisan terluar bumi yang tebalnya sekitar 200 km, di mana tekanan dan suhu memungkinkan batuan meleleh. Namun, lapisan ini tidak sepenuhnya terdiri dari magma cair. Magma hanya lumer di lokasi di mana lempengan tektonik bergerak menjauh, seperti di Islandia, atau di tempat di mana lempengan merosot ke bawah lempengan lainnya, seperti di gunung berapi di Amerika Tengah dan Selatan.

Lokasi ketiga di mana magma meleleh adalah hotspot, di mana suhu lebih tinggi dari biasanya, seperti yang terjadi di gunung berapi Hawaii.

Para peneliti mensimulasikan proses alami dengan membuat batuan vulkanik saling bergesekan hingga lumer. Proses ini meniru gesekan batuan di dalam gunung berapi dan menghasilkan suhu tinggi yang cukup untuk melumerkan batuan, seperti menggesekkan tangan di hari dingin untuk menghasilkan panas. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa gesekan batuan tidak hanya menghasilkan suhu tinggi tetapi juga mendorong ledakan gunung berapi.

Potensi Energi Magma

Magma menyimpan potensi energi yang sangat besar. Dari seliter magma bersuhu 1000 derajat Celsius yang didinginkan hingga suhu ruangan biasa, bisa dihasilkan listrik sebesar 1 MW. Beberapa erupsi gunung berapi bisa menghasilkan hingga 5 kubik km magma, cukup untuk memenuhi kebutuhan energi satu negara.

Selain sebagai sumber energi, magma juga merupakan sumber mineral berharga seperti tanah jarang, emas, tembaga, dan litium. Namun, gunung berapi yang memuntahkan lava, meskipun tampak memukau, juga membawa risiko besar dan sulit diprediksi.

Baca juga:

Untuk mengontrol proses ini, para peneliti berencana melakukan uji coba di Islandia melalui proyek Krafla Magma Testbed. Mereka akan mengebor ruang magma sedalam 2 km untuk mengamati batuan di sana dan berharap menemukan sumber energi baru.

Proyek ini menjadi harapan besar untuk menemukan cara yang aman dan efektif dalam memanfaatkan energi magma, membuka peluang baru dalam pemenuhan kebutuhan energi global dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. [isr]

 

Ikuti Kabapedia.com di Google News dan berita lainnya Kabapedia Network di KabaPadang

No More Posts Available.

No more pages to load.