Emil Audero bahkan langsung menjalani sesi latihan intensif bersama Ernando Ari begitu tiba di Jakarta. Hal ini menandakan keseriusan Pastoor dalam mempersiapkan tim untuk meraih kemenangan.
Keputusan PSSI untuk menyerahkan kendali sementara kepada Alex Pastoor dinilai akan semakin membingungkan Bahrain. Pelatih Bahrain sebelumnya telah menganalisis strategi Timnas Indonesia saat masih di bawah kendali Patrick Kluivert. Namun, dengan perubahan taktik yang disiapkan Pastoor, Bahrain diprediksi akan kesulitan membaca permainan Timnas Indonesia.
Selain itu, Bahrain juga telah meminta jaminan keamanan dari PSSI jelang pertandingan. Hal ini terlihat dari pengawalan ketat yang diberikan kepada tim Bahrain sejak tiba di bandara hingga hotel tempat mereka menginap.
Laga melawan Bahrain pada 25 Maret mendatang bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Timnas Indonesia, ini adalah pertandingan harga diri sekaligus kesempatan untuk memberikan kado Idul Fitri bagi seluruh rakyat Indonesia. Alex Pastoor diharapkan dapat membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan dengan strategi pragmatis yang fokus pada hasil akhir.
Baca juga:
- Timnas Indonesia Tampil Full Eropa, 15 Pemain Naturalisasi Diturunkan
- Coach Justin: Kalau Indonesia Tak Masuk 4 Besar, Pecat STY!
“Yang penting menang, mau 1-0, 2-0, atau 3-0, tidak masalah. Kami harus bermain pragmatis dan belajar dari kekalahan sebelumnya,” ujar seorang sumber dekat tim.
Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, Timnas Indonesia siap memberikan perlawanan sengit kepada Bahrain di GBK. Semua mata tertuju pada Alex Pastoor, yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam performa tim. [isr]
Ikuti Kabapedia Network di Google News dan KabaPadang
