Terobos Gerimis Car Free Day Pekanbaru, Pegadaian Dorong UMKM Binaan Naik Kelas

oleh -10 Dilihat
PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Pekanbaru menggelar Bazar UMKM Gemilang saat Car Free Day Jalan Cut Nyak Meutia, Pekanbaru, pada Minggu (27/9/2026). [Foto: Dok. Ist]

Pekanbaru, Kabapedia.con — Gerimis yang mengguyur kawasan Car Free Day Jalan Cut Nyak Meutia, Pekanbaru, pada Minggu (27/9/2026) tak menyurutkan langkah antusiasme warga. Di tengah riuhnya hembusan angin pagi, PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Pekanbaru menggelar Bazar UMKM Gemilang—sebuah panggung akselerasi nyata yang mempertemukan langsung produk lokal berkualitas dengan ribuan calon pembeli.

Baca juga:

Aksi lapangan ini bukan sekadar ajang jualan sesaat. Bazar tersebut merupakan tindak lanjut dari pelatihan intensif yang diikuti oleh 30 UMKM binaan pada pertengahan September lalu. Melalui Gerakan UMKM Binaan Pegadaian Naik Kelas (Gemilang), Pegadaian tidak hanya mengucurkan modal pembiayaan, tetapi juga membekali pelaku usaha dengan strategi pemasaran terpadu dan pembukaan akses pasar secara nyata.

Selain menghadirkan belasan stan kuliner hingga kriya unggulan, Pegadaian menggandeng Kimia Farma untuk menggelar sesi senam sehat serta layanan pengobatan gratis. Kombinasi interaktif ini terbukti menjadi magnet kuat, menahan animo pengunjung untuk tetap memadati lokasi hingga agenda selesai.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menggarisbawahi bahwa pemberdayaan ekonomi rakyat membutuhkan pendampingan yang konsisten dan holistik. Menurutnya, interaksi langsung di ruang publik menjadi ujian penting bagi pelaku UMKM dalam menguji daya saing produk mereka.

“Melalui Gerakan Gemilang, kami ingin memberikan pendampingan yang menyeluruh. Tidak hanya membekali lewat pelatihan di dalam ruangan, tetapi memberikan panggung langsung agar para pelaku usaha percaya diri memamerkan karya dan memperluas jaringan pasarnya,” tegas Agus.

Ia menambahkan bahwa Pegadaian Kanwil II Pekanbaru—yang membawahi wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat—akan terus berinovasi menciptakan ekosistem usaha mikro yang mandiri. Langkah ini sejalan dengan posisi Pegadaian sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM, sekaligus pelopor kegiatan usaha Bulion di Indonesia.

Baca juga:

Melalui konsistensi program Gemilang, Pegadaian berharap UMKM lokal tidak berhenti pada tataran usaha bertahan hidup, melainkan benar-benar bertransformasi menjadi pilar ekonomi daerah yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. [isr]

No More Posts Available.

No more pages to load.