Bandung, Kabapedia.com – Semen Padang FC (SPFC), tim berjuluk Kabau Sirah berhasil membawa pulang satu poin saat menantang Maung alias Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (1/11/2024). Meski sempat tertinggal di babak pertama, tim berjuluk Kabau Sirah itu mampu mengimbangi permainan Persib dan menutup laga dengan skor imbang 1-1.
Baca juga:
- Sundulan Gala Bawa Semen Padang Curi Poin di Kandang Maung
- Semen Padang FC Benarkan Rumor Kepindahan Pratama Arhan: Kita Sambut dengan Tangan Terbuka
Tambahan satu poin ini menjadi lebih dari sekadar angka. Bagi para pemain Semen Padang, hasil ini meningkatkan mental mereka di lapangan. Penasehat tim, Andre Rosiade, tak dapat menyembunyikan rasa puasnya. Dalam komentarnya usai pertandingan, Andre memberikan pujian atas kedisiplinan anak asuh Eduardo Almeida, yang menurutnya telah berjuang keras dan tidak gentar menghadapi tim sekelas Persib.
“Kami bersyukur pemain tampil disiplin sesuai instruksi pelatih. Dari awal, strategi kami adalah bertahan dan memanfaatkan serangan balik. Kami memasang tiga gelandang bertahan, dan para pemain menjalankan tugasnya dengan sangat baik,” ujar Andre di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Andre menyebut bahwa permainan disiplin ini sesuai target mereka. “Alhamdulillah, ini sebuah kejutan yang kami rencanakan. Bisa mencuri poin dari Persib adalah hasil luar biasa bagi anak-anak,” tambahnya.
Penampilan Semen Padang tak lepas dari andil Andre yang memberikan masukan kepada pelatih. Sebelum laga, Andre meminta agar pelatih Almeida menurunkan tiga gelandang bertahan, termasuk Dimas Roni Saputra, kakak dari pemain muda Indonesia, Arhan Pratama. Strategi ini terbukti efektif. Dimas, bersama Ricki Ariansyah dan kapten Rosad Setiawan, berhasil memutus aliran bola Persib.
“Sejak kami kalah besar 1-8 dari Dewa United, saya sudah katakan bahwa ini saatnya revolusi. Teman-teman bisa lihat, Dimas Roni adalah pilihan saya karena ia punya kualitas dan keberanian,” ungkap Andre.
Hasil imbang melawan Persib disebut Andre sebagai momentum kebangkitan Semen Padang, terutama setelah kekalahan telak sebelumnya. Dengan jeda waktu cukup panjang sebelum menghadapi PSIS Semarang pada 21 November, ia berharap para pemain bisa pulih dan memperbaiki performa.
“Semoga hasil ini memulihkan mental pemain. Setelah FIFA Matchday, kami akan kembali bermain di kandang dengan dukungan suporter yang kami harapkan hadir dengan semangat. Di putaran kedua, akan ada perombakan besar,” tandasnya.
Baca juga:
- Trend Kekalahan Semen Padang FC Berlanjut, Makin Terpuruk di Zona Degradasi
- Gala Pagamo: Gelandang Muda Berbakat Ranah Minang Perkuat Semen Padang di Liga 1
Andre juga menambahkan bahwa hingga putaran pertama Liga 1 berakhir, timnya akan berusaha mendulang poin untuk menjauh dari zona degradasi. “Kami sudah menginstruksikan coach Edu untuk mencari pemain yang lebih berkualitas demi memperkuat tim di putaran kedua,” tutupnya. [isr]