Padang, Kabapedia.com – Universitas Ekasakti (Unes) Padang memberikan pembekalan kepada 1.079 mahasiswa untuk mengikuti Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan diberangkatkan ke-7 kabupaten/kota. Kegiatan tersebut dibuka langsung Rektor Unes, Prof. Sufyarma Marsyidin.
Baca juga:
- UNES-AAI Padang Wisuda 1.152 Sarjana, Lulusan Terbaik Raih IPK 3,99
- Hadirkan Kuliah Umum Hakim MK Guntur Hamzah, UNES Perkuat Peran di Tatanan Kampus Global
Pada hari pertama pelaksanaan kegiatan, Jumat (25/7/2025), diisi oleh narasumber Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Mahfud dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sumbar Yozawardi Usama Putra. Kemudian hari kedua, Sabtu (26/7/2025), diisi oleh narasumber Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, Walikota Padang Fadly Amran, dan Ketua Yayasan YPTP Padang Dr. Andi Syahrum Makkurade.
Dalam laporannya, Ketua Pelaksana KKN Unes 2025 Prof. Agus Salim menyampaikan, jumlah peserta tahun 2025 ini merupakan jumlah terbanyak KKN Unes dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Nantinya, sebut Agus Salim, mahasiswa tersebar pada tujuh kota dan kabupaten se-Sumbar, ditempatkan pada 12 kecamatan, serta dibagi pada 39 nagari dan kelurahan. Daerah yang dituju mahasiswa yakni Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
“Setelah mereka melakukan kegiatan pembekalan selama dua hari, mereka akan terjun ke lapangan selama 40 hari, dikomandoi oleh seluruh pimpinan Universitas Ekasakti. Insya Allah Senin besok mahasiswa kita dilepas oleh Gubernur Sumbar Bapak Mahyeldi Ansharullah,” ucapnya.
Rektor Unes Prof. Sufyarma Marsyidin dalam wejangannya menyampaikan, kegiatan KKN adalah program perguruan tinggi yang merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa diminta membangun sinergitas, kerja sama yang baik dengan unsur tokoh masyarakat dan perangkat nagari serta aparatur nagari, membangun hubungan yang baik dengan ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, dan bundo kanduang.
Ia juga menekankan kepada peserta KKN untuk menjaga nama baik Unes. “Tunjukkan perilaku yang baik, disiplin, dan bertanggung jawab. Harus beradaptasi dan menyesuaikan kebiasaan nagari di lokasi KKN. Buat program yang konkret sesuai kebutuhan masyarakat sekitar dan potensi yang dapat dikembangkan pada nagari tersebut. Namun yang pasti sesuaikan dengan ABS SBK, syarak mangato adat mamakai,” tegasnya.
“Kami tidak ingin ada laporan pergaulan bebas pada lokasi nagari. Terapkan juga pengetahuan di Unes, bangun kerja sama yang baik,” pintanya.
**Unes MoU dengan Bank Nagari**
Pada kesempatan tersebut, Universitas Ekasakti juga menjalin kerja sama dengan Bank Nagari. Penandatanganan kerja sama dilakukan Ketua YPTP Padang Dr. Andi Syahrum Makkurade dengan Kepala Bank Nagari Cabang Utama Padang Hardi Putra.
Hardi Putra mengatakan, kerja sama yang dilakukan dengan Unes mencakup banyak hal, yang nantinya memberikan kemudahan kepada pihak Unes dan mahasiswa dalam melakukan transaksi keuangan. “Mahasiswa bisa membayar uang kuliah dengan lancar dan kebutuhan transaksi sehari-hari dengan menggunakan fasilitas-fasilitas yang ada di Bank Nagari. Seperti menggunakan aplikasi Ollin By Nagari, memakai QRIS dan sebagainya,” ulasnya.
Baca juga:
- Pimpinan UNES Padang Tinjau KKN di Kabupaten Agam, Andi Syahrum: Wujud Nyata Pengabdian
- Kapolda Sumbar Lulus Sidang Magister Ilmu Hukum UNES, Kenang Cita-cita 21 Tahun Silam
Ketua YPTP Padang Dr. Andi Syahrum Makkurade juga menyebut, bahwa kerja sama dengan Bank Nagari merupakan bagian dari kebutuhan mahasiswa dan civitas akademika Universitas Ekasakti. “Pelan namun pasti, pihak yayasan tentunya berkeinginan untuk terus memberikan fasilitas terbaik untuk mahasiswa,” pungkasnya. [isr]
Ikuti Kabapedia Network di Google News dan KabaPadang
