Padang, Kabapedia.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ BKKBN Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan agenda Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga dan Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), di Padang, Rabu (30/7/2025.
Baca juga:
- Maknai Harganas, Kemendukbangga/ BKKBN Sumbar: Jadikan Keluarga Pondasi Utama
- BKKBN Sumbar Tingkatkan Kualitas Verval Pendataan Keluarga 2024
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia dalam laporannya, menyampaikan beberapa hal terkait pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Bangga Kencana dan Quick Win Kemendukbangga/BKKBN Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025.
“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Gubernur Provinsi Sumatera Barat yang telah berkenan hadir langsung pada kegiatan yang sangat strategis ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Wahidin, M.Kes, Deputi KB KR yang hadir secara daring, dan Ibu dr. Fajar Firdawati, (tautan tidak tersedia), Direktur Bina Pelayanan KB Wilayah Khusus Kemendukbangga/BKKBN yang telah berkenan hadir di Ranah Minang,” ujarnya.
Dalam laporannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa target-target program Bangga Kencana telah tercapai dengan baik. Total Fertility Rate (TFR) yang ditargetkan 2,39 tercapai 2,34 atau 102,09 persen. Contraceptive Prevalence Rate (CPR) yang ditargetkan 56,45 tercapai 56,3 atau 99,73 persen. Unmet Need yang ditargetkan 15,33 tercapai 15,5 atau 98,89 persen.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat juga menyampaikan bahwa Quick Win Kemendukbangga/BKKBN merupakan langkah percepatan terhadap upaya pencapaian Program Bangga Kencana untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Quick Win ini terdiri dari beberapa program, yaitu Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak), Gati (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Sidaya (Lansia Berdaya), dan Aplikasi Konsultasi Keluarga Berbasis AI.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat dengan Universitas Negeri Padang dan Universitas Syedza Saintika serta dengan Super Dad dalam rangka dukungan Program Bangga Kencana dan Quick Win Kemendukbangga/BKKBN. Selain itu, dilakukan juga penyerahan bantuan Orang Tua Asuh (OTA) dari PT. Semen Padang dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan penyerahan penghargaan dari Bapak Menteri dan Bapak Gubernur untuk OPD KB Kab/Kota yang berprestasi tingkat nasional dan provinsi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini dan berharap agar kita dapat terus bekerja sama untuk mewujudkan keluarga berkualitas melalui Program Bangga Kencana,” tutupnya.
Baca juga:
- BKKBN Sumbar Gelar Capacity Building Temu Kerja Pengelola Stunting Tingkat Provinsi
- Sosialisasi di Tapan, BKKBN Sumbar: Intervensi Stunting lewat Peran Keluarga
Sementara itu Bina KB/KB Kemendukbangga)/ BKKBN Pusat Dr. Wahidin secara virtual menekankan pembangunan manusia berkualitas adalah visi pembangunan demi mencapai generasi emas 2045 mendatang.
“Saat ini stunting masih menjadi persoalan utama,” ingat dia. [isr]






