Dirjen Pendidikan Vokasi Apresiasi Transformasi UNP dalam Wisuda ke-138

oleh -699 Dilihat
Wisuda Universitas Negeri Padang (UNP )ke-138 Periode Maret 2025, yang digelar selama dua hari, 15-16 Maret, di Auditorium UNP. [Foto: Dok. Kabapedia.com]

Padang, Kabapedia.com – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) Republik Indonesia, Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D., mengapresiasi kemajuan pesat Universitas Negeri Padang (UNP) serta mendorong institusi tersebut untuk terus berinovasi.

Apresiasi ini disampaikan dalam Orasi Ilmiah pada Wisuda UNP ke-138 Periode Maret 2025, yang digelar selama dua hari, 15-16 Maret, di Auditorium UNP. Tatang menyoroti perubahan signifikan yang dialami UNP sejak beralih status dari Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), yang membuka lebih banyak peluang kerja sama dan optimalisasi aset di berbagai daerah.

Baca juga:

“Perkembangan UNP luar biasa dan patut dijaga. Saya hadir pada wisuda tahun 2021 dan melihat sendiri bagaimana universitas ini mengalami transformasi. Dengan status PTN-BH, UNP memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh,” ujar Tatang.

Ia juga menekankan pentingnya mempertahankan capaian yang telah diraih. Menurutnya, posisi strategis UNP di pusat kota menjadikannya daya tarik tersendiri. “Kampus ini sudah sangat baik, proporsi dosen juga ideal. Pak Rektor pun memiliki visi jangka panjang untuk perkembangan UNP dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan,” tambahnya.

Dalam orasi ilmiahnya, Tatang juga membahas strategi penguatan pendidikan vokasi di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa kebijakan dalam satu dekade terakhir telah meningkatkan jumlah lulusan vokasi secara signifikan dan diperkirakan akan terus bertambah.

Selain itu, ia menyoroti dinamika perkembangan teknologi, persoalan lingkungan, serta ketidakpastian geopolitik yang berpotensi mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan ketersediaan lapangan kerja. Untuk menghadapi tantangan tersebut, pendidikan vokasi harus memastikan lulusannya memiliki keterampilan yang relevan dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Baca juga:

“Pembelajaran sepanjang hayat menjadi kunci agar lulusan tetap kompetitif di dunia kerja,” tegasnya.

Diketahui, Wisuda UNP ke-138 diikuti oleh 1.685 lulusan, dengan 852 wisudawan dan wisudawati diwisuda pada hari pertama. Acara ini menjadi momentum penting bagi UNP untuk terus berinovasi dan mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan global. [isr]

 

Ikuti Kabapedia Network klik  Google News dan KabaPadang 

No More Posts Available.

No more pages to load.