Meski tak terlalu besar, bagasi ION UT cukup fleksibel. Bagian dalamnya bisa digeser dan dilipat rata hingga ke jok depan, memungkinkan pengguna mengangkut barang besar seperti lemari.
Masuk ke interior, kesan pertama adalah kombinasi fungsionalitas dan desain cerdas. Meskipun sebagian besar material berupa plastik, teksturnya tidak murahan. Terdapat aksen motif wajik, fake stitching, serta beberapa bagian soft touch dengan balutan bahan menyerupai kulit empuk.
Panel instrumen minimalis dan head unit layar besar beresolusi tinggi menjadi pusat pengendalian. Semua pengaturan dilakukan secara digital, termasuk kontrol AC, lampu, jendela, hingga sistem panoramic roof. Tidak ada tombol fisik, khas mobil modern masa kini.
Konsol tengah menyediakan wireless charging, cup holder, glove box luas, dan ruang penyimpanan tambahan. Bahkan ada fitur unik berupa kaca kecil tambahan di atas, yang berfungsi layaknya spion untuk “melihat masa lalu” alias penumpang di kursi belakang.
Fitur Keselamatan dan Teknologi ADAS Lengkap
ION UT sudah dibekali fitur keselamatan aktif lengkap: Forward Collision Prevention, Rear Cross Traffic Alert, Blind Spot Monitoring, Lane Departure Warning, sampai Integrated Cruise Assist dan Parking System. Semuanya dapat dikontrol via layar utama.
Dengan panjang 4,27 meter dan wheelbase panjang, kabin belakang terasa lega. Kursinya sudah dapat di-recline dan menopang paha dengan baik, membuat perjalanan jauh tetap nyaman. Tersedia headrest adjustable, armrest floating, dan ventilasi AC meski hanya satu saluran. Port USB-A juga tersedia.
Performa: Torsi Instan dan Range Mumpuni
ION UT dibekali dua pilihan motor listrik: 100 kW dan 150 kW, dengan torsi 210 Nm dan akselerasi 0–100 km/jam dalam 8,3 detik. Dua varian baterainya (44 kWh dan 60 kWh) mampu menempuh jarak 400–500 km dalam sekali pengecasan, menjadikannya ideal untuk kebutuhan harian maupun perjalanan luar kota.
Dengan fitur lengkap, kabin lega, dan desain modern, ION UT berpotensi besar menjadi game-changer di segmen mobil listrik. Di pasar global, mobil ini dijual mulai dari kisaran Rp150 jutaan. Jika nantinya dipasarkan di Indonesia dengan harga di bawah Rp300 juta, ION UT bisa menjadi primadona baru EV Tanah Air.
Baca juga:
- Pendatang Baru GIAS 2025, 4 Karoseri Besar Pamerkan Inovasi
- Perang Bus Listrik di Busworld 2024: Mana yang Paling Canggih!! Ada dari Indonesia?
Untuk saat ini, harga resmi di Indonesia belum diumumkan. Namun dengan semua yang ditawarkan, ION UT jelas bukan sekadar “mobil listrik murah”—ia adalah simbol masa depan mobilitas yang terjangkau, canggih, dan stylish. [isr]
Ikuti Kabapedia Network di Google News dan KabaPadang





