Program MBG Jadi Senjata Pemerintah Perangi Stunting Nasional

oleh -679 Dilihat
Sosialisasi MBG digelar di Aula Pendopo Wali Kota Padang Pariaman, Jumat, 8 Agustus 2025, dengan tujuan meningkatkan wawasan masyarakat tentang pola makan sehat. Acara ini dihadiri anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, Tenaga Ahli Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Anyelir Puspa Kemala, serta tokoh masyarakat setempat. [Foto: Dok. BGN]

Kota Pariaman, Kabapedia.com – Pemerintah terus memperkuat langkah memerangi stunting dan gizi buruk melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini bukan sekadar pembagian makanan, melainkan strategi besar untuk membangun generasi sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Baca juga:

Sosialisasi MBG digelar di Aula Pendopo Wali Kota Pariaman, Jumat (8/82025), dengan tujuan meningkatkan wawasan masyarakat tentang pola makan sehat. Acara ini dihadiri anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, Tenaga Ahli Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Anyelir Puspa Kemala, serta tokoh masyarakat setempat.

Generasi sehat berkualitas didefinisikan tidak hanya dari kesehatan fisik, tetapi juga kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan karakter moral yang kuat. Ade Rezki menegaskan, persoalan gizi di Indonesia masih menjadi tantangan besar dengan beban ganda berupa stunting, kekurangan zat gizi mikro, dan meningkatnya obesitas. Kehadiran BGN dinilai sebagai langkah strategis memperkuat koordinasi lintas sektor dan menjalankan kebijakan gizi secara efektif dan berkelanjutan.

BGN berperan sentral dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, terutama untuk mendukung target penurunan stunting. Saat ini, tiga Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kabupaten Agam, yakni di Lubuk Basung, Sungai Pua, dan Tilatang Kama. Jumlah ini dinilai masih perlu diperbanyak agar dapat menjangkau seluruh penerima manfaat.

Anyelir Puspa Kemala menjelaskan bahwa MBG bertujuan memberikan akses makanan bergizi bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini juga ditujukan untuk meningkatkan konsentrasi belajar, prestasi siswa, menekan stunting, dan memberdayakan pelaku usaha lokal.

Baca juga:

“Masyarakat perlu memahami bahwa MBG adalah upaya strategis pemerintah. Dukungan dan partisipasi aktif akan menjadi kunci keberhasilan program ini. Bagi yang ingin menjadi mitra MBG, pendaftaran dilakukan melalui portal resmi BGN di [www.mitra.bgn.go.id](http://www.mitra.bgn.go.id) tanpa pungutan biaya,” ujarnya.

BGN juga memastikan kualitas, keamanan, dan mutu produk makanan yang beredar sesuai kebutuhan tubuh, mulai dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, hingga air, disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi kesehatan individu. [isr]

 

Ikuti Kabapedia Network di  Google News dan KabaPadang