Peringatan May Day untuk Masa Depan Pekerja

oleh -197 Dilihat
Winbaktianur. [Foto: Dok.Winbaktianur]

Oleh: Winbaktianur

Hari Buruh Internasional, juga dikenal sebagai Hari Pekerja atau May Day, diperingati setiap tahun pada tanggal 1 Mei. Kita menghormati dan mengapresiasi perjuangan serta kontribusi yang diberikan oleh pekerja di berbagai sektor dan negara. Mari kita telusuri lebih lanjut makna Hari Buruh ini. Hari Buruh Internasional bukan hanya tentang memperingati sejarah perjuangan pekerja, tetapi juga untuk mengingatkan bahwa masih banyak pekerja yang menghadapi tantangan dan ketidakadilan di tempat kerja mereka.

Setiap peringatan Hari Buruh Internasional, masyarakat kembali diingatkan pentingnya memperjuangkan hak-hak buruh dan memastikan bahwa kondisi kerja yang aman dan adil diberikan kepada semua pekerja, tanpa memandang jenis pekerjaan, jabatan atau latar belakangnya. Seiring dengan perkembangan zaman saat ini, di era globalisasi, Hari Buruh Internasional menjadi lebih relevan daripada sebelumnya. Dalam hal ini, Indonesia harus berjuang untuk mengatasi masalah seperti eksploitasi tenaga kerja, upah yang tidak mencukupi, dan ketidaksetaraan di tempat kerja, kecelakaan kerja, maupun kesehatan dan keselamatan kerja.

Baca juga:

Bagaimana dengan Indonesia? Hari Buruh Internasional di Indonesia diperingati oleh sebagian besar pekerja, bahkan pemerintah menjadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional. Tahun ini, peringatan hari Buruh dengan mengadakan demonstrasi dan aksi massal di berbagai kota di seluruh Indonesia. Pekerja, aktivis buruh maupun aktivis sosial berunjuk rasa untuk memperjuangkan hak-hak pekerja, termasuk upah yang layak, jam kerja yang adil, dan kondisi kerja yang aman.

Berbagai peristiwa penting di balik munculnya Hari Buruh Internasional yang kemudian menjadi pemicu gerakan buruh untuk memperjuangkan hak-hak pekerja. Sejarah mencatat pada tanggal 1 Mei 1886, sekitar 200 ribu buruh di seluruh Amerika menuntut ditetapkannya jam kerja sebanyak delapan jam per hari. Aksi mogok besar-besaran kerusuhan Haymarket di Chicago. Buruh yang sedang demonstrasi ditembak oleh polisi sehingga menyebabkan dua orang tewas. Peristiwa di Haymarket membangkitkan semangat para buruh untuk melakukan gerakan lebih luas. Akhirnya, tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional pada tahun 1889.

Di balik peringatan May Day tahun ini, bayang-bayang pemutusan hubungan kerja (PHK) senantiasa menghantui pekerja. Data dari kemnaker.go.id mencatat dari bulan Januari hingga Maret 2024 terdapat 12.395 orang tenaga kerja yang mengalami PHK. Ibukota Jakarta mencatatkan rekor tertinggi yaitu berkisar 42,15 persen dari jumlah keseluruhan kasus yang dilaporkan. Jumlah yang tidak sedikit!

Tidak hanya Jakarta, data yang diungkap oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi, pada pertengahan Februari lalu menyatakan bahwa dua perusahaan tekstil yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, pada Januari-Februari 2024 telah melakukan PHK terhadap sekitar 5.300 karyawan, dengan rincian satu perusahaan mem-PHK sekitar 5.000 karyawan dan satu perusahaan lainnya sekitar 300 karyawan.

Baca juga:

Segudang upaya telah dilakukan oleh Syarikat pekerja dan aktivis sosial untuk berjuang demi keberlangsungan kehidupan pekerja dan kesejahteraannya. Serangkaian tuntutan pada Hari Buruh tidak semuanya terpenuhi oleh pihak perusahaan dan pemerintah, namun minimal gerakan dan sejumlah aksi-aksi buruh mampu memberikan wacana bahwa buruh merupakan salah satu komponen utama berjalannya proses produksi barang dan jasa maupun arus politik yang patut diberikan perhatian besar dalam kancah politik. Hari Buruh dan rangkaian aksi buruh telah memberikan sumbangan besar bagi nasib buruh menjadi lebih baik.

Sudah semestinya kita hargai perjuangan para pekerja dan berkomitmen untuk menciptakan dunia yang lebih adil bagi semua insan pekerja pada Hari Buruh Internasional ini! Semoga! [***]

 

Tentang Penulis: [Akademisi Psikologi Islam UIN Imam Bonjol, Penikmat Wisata & Budaya-Email: [email protected]]

 

Ikuti Kabapedia.com di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.