Sijunjung, Kabapedia.com – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendukung pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek.
Baca juga:
- Pegadaian dan Kadin Dorong Emas Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Indonesia
- Prabowo Apresiasi Laba Pegadaian Tembus Rp6,59 Triliun
Kerja sama yang ditandatangani pada Kamis (13/8/2026) tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan pariwisata, tetapi juga mencakup konservasi, edukasi, transformasi digital, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, bersama Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.
Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen kedua belah pihak untuk mengoptimalkan potensi Geopark Ranah Minang Silokek sebagai kawasan yang tidak hanya memiliki nilai geologi dan lingkungan, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, Pegadaian dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung akan bersinergi dalam mendukung pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek, khususnya dalam upaya konservasi warisan geologi, pelestarian keanekaragaman hayati, serta penguatan dan pemanfaatan keanekaragaman budaya yang menjadi bagian penting dari identitas kawasan tersebut.
Selain aspek konservasi, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan dan pemberdayaan Geopark Ranah Minang Silokek sebagai wadah edukasi. Kawasan geopark diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat, pelajar, wisatawan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengenal kekayaan geologi, lingkungan, budaya, serta potensi ekonomi lokal yang dimiliki Kabupaten Sijunjung.
Dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, Pegadaian juga akan mendorong pemanfaatan aplikasi dan layanan digital Pegadaian, khususnya Tring!, sebagai sarana edukasi keuangan.
Melalui platform digital tersebut, masyarakat dapat memperoleh pengenalan mengenai layanan keuangan formal, informasi mengenai berbagai program Pegadaian, serta akses yang lebih mudah terhadap produk dan layanan keuangan Pegadaian.
Pemanfaatan layanan digital ini diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan Pegadaian kepada masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, pelaku pariwisata, komunitas lokal, dan masyarakat di sekitar kawasan Geopark Ranah Minang Silokek.
Dengan demikian, pengembangan kawasan wisata dapat berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung merupakan langkah strategis untuk menghubungkan potensi pariwisata dan kekayaan lokal dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pegadaian melihat Geopark Ranah Minang Silokek bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ekosistem yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, digitalisasi, dan penguatan ekonomi lokal. Melalui kolaborasi ini, kami berharap masyarakat dapat semakin mengenal layanan keuangan formal dan memanfaatkan berbagai layanan Pegadaian untuk mendukung aktivitas ekonomi mereka,” ujar Agus Riyadi.
Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa transformasi digital menjadi salah satu aspek penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan Pegadaian.
Kehadiran Tring! diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem digital yang mendukung edukasi sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengenal dan mengakses layanan Pegadaian.
Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyambut baik sinergi bersama Pegadaian sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek dan meningkatkan manfaat keberadaan geopark bagi masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam mengembangkan Geopark Ranah Minang Silokek. Kami berharap sinergi dengan Pegadaian dapat memberikan dampak nyata, tidak hanya dalam pelestarian warisan geologi, keanekaragaman hayati dan budaya, tetapi juga dalam meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan geopark,” ujar Benny Dwifa Yuswir.
Kerja sama tersebut juga mencakup upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pengembangan sektor pariwisata secara berkelanjutan.
Kedua belah pihak akan mendorong terciptanya berbagai peluang yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya melalui penguatan potensi usaha lokal, ekonomi kreatif, UMKM, serta aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan pariwisata di kawasan Geopark Ranah Minang Silokek.
Sinergi ini diharapkan dapat membangun ekosistem yang saling mendukung antara konservasi, edukasi, digitalisasi, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan kolaborasi lintas sektor tersebut, Geopark Ranah Minang Silokek diharapkan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan sekaligus kawasan yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Sijunjung.
Bagi Pegadaian, kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Baca juga:
- Pegadaian Kanwil Pekanbaru Perkuat ESG Lewat Program Sosial di Tiga Provinsi
- Pegadaian Cetak Laba Rp4,38 Triliun, Kinerja Moncer Berkat Ekspansi Bank Emas
Sementara bagi Pemerintah Kabupaten Sijunjung, sinergi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengelolaan dan pemanfaatan potensi Geopark Ranah Minang Silokek untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. [isr]
