Gelar Pelatihan, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Kuatkan Kualitas SDM dan Produk UMKM Kota Padang

oleh -251 Dilihat
PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru gelar kegiatan Pelatihan Public Speaking dan Peningkatan Skill bagi tenaga pendamping, fasilitator Koperasi dan UMKM, di Hotel Axana, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Senin (4/1/2024). [Foto: Dok. Kabapedia.com]

Padang, Kabapedia.com – PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru gelar kegiatan Pelatihan Public Speaking dan Peningkatan Skill bagi tenaga pendamping, fasilitator Koperasi dan UMKM, di Hotel Axana, Kota Padang, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Senin (4/1/2024).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan PT Pegadaian dalam meningkatkan daya saing SDM dan kualitas produk UMKM di Provinsi Sumbar. Pelatihan ini diikuti sebanyak 130 peserta tenaga pendamping.

Baca juga:

Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Dede Kurniwan menyampaikan, melalui pelatihan ini pihaknya mengajak tenaga pendamping UKM untuk membantu mencarikan solusi atas permasalahan yang ditemukan pelaku UKM.

Dalam upaya ini PT Pegadaian salah satunya membantu pelaku UMKM dalam aspek permodalan melalui program pegadaian emas. Fasilitator diberikan pemahaman mengenai program andalan Pegadaian ini untuk nantinya bisa menjadi salah satu opsi permodalan bagi pelaku UMKM.

“Nanti tenaga pendamping mampu menjadi agen pegadaian untuk menjelaskan bagaimana Pegadaian bisa memberikan solusi untuk permodalan, bagaimana untuk pelaku UKM tumbuh dan berkelanjutan dalam perekonomian,” tuturnya.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar mewakili Wali Kota Padang Hendri Septa.

Andree Algamar dalam sambutannya menilai pelatihan ini akan sangat membantu memperkuat permodalan, pendampingan dan pemasaran bagi pelaku UKM di Kota Padang. Dia menjelaskan, pelaku usaha binaan Dinas koperasi UMKM Kota Padang pada tahun 2023 tercatat sebanyak 43.282 pelaku UKM.

Selama ini katanya, permasalahan yang sering dihadapi pelaku usaha yaitu masih lemahnya pemahaman para pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuan kualitas daya saing produk, menciptakan inovasi dan kreativitas serta mengembangkan potensi usaha.

“Pelaku usaha harus optimalkan komunikasi yang luwes dan tepat sasaran dalam marketing. Dengan pembinaan dan fasilitasi melalui tenaga pendamping atau fasilitator koperasi dan UKM, kita berharap segala permasalahan ini mampu diatasi pelaku UKM,” ujarnya.

Baca juga:

Ikut menambahkan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Fauzan Ibnovi berahapa, para tenaga pendamping diharapkan mampu menjadi one stop solution bagi pelaku UKM. karena dalam pelatihan ini dipersiapkan juga materi legalisasi produk, sertifikasi halal, merek, PIRT, dan marketing. [isr]

 

Ikuti Kabapedia.com di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.