Padang, Kabapedia.com – Yayasan Perguruan Tinggi Padang (YPTP) secara resmi membantah tudingan yang menyebut Universitas Eka Sakti (UNES) Padang mengalami kemunduran dalam tata kelola maupun kualitas akademik. Yayasan menegaskan UNES justru terus menunjukkan perkembangan, ditandai dengan peningkatan akreditasi, serta masuk dalam jajaran tiga perguruan tinggi terbaik di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Baca juga:
- Kampus Terbaik di Sumbar: Ini Daftar Lengkap Fakultas, Prodi dan Jurusan UNES Padang
- UNES Padang, PTS Terbaik dengan Biaya Kuliah Terjangkau dan Bebas Iuran Pembangunan
Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Padang (YPTP), Dr. H. Andi Syahrum Makkuradde, S.S., S.E., M.Si menegaskan, adanya informasi beredar yang mendiskreditkan UNES sama sekali tidak mencerminkan kondisi kampus saat ini. Menurutnya, UNES terus mengalami peningkatan kualitas, termasuk dalam aspek akreditasi institusi maupun program studi.
“UNES tidak terpuruk. Justru saat ini UNES menjadi salah satu universitas terbaik di Sumatera Barat dan berada pada peringkat ketiga. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika,” tegasnya dalam keterangan resmi yang diterima Kabapedia.com, Senin (13/7/2026).
“Hasilnya, akreditasi institusi meningkat dari Baik menjadi Sangat Baik. Bahkan sudah ada program studi yang memperoleh akreditasi Unggul,” katanya.
Sementara menanggapi kritik terkait penggunaan jasa konsultan pajak, Andi menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya yayasan memastikan seluruh kewajiban perpajakan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, yayasan tidak hanya memenuhi kewajiban Pajak Penghasilan (PPh), tetapi juga pajak badan yayasan yang selama ini diselesaikan dengan baik melalui pendampingan konsultan pajak profesional.
“Penggunaan jasa konsultan pajak merupakan hal yang lazim dilakukan oleh perusahaan maupun yayasan. Yang terpenting, seluruh kewajiban perpajakan kami dipenuhi sesuai aturan,” tegasnya.
Ia juga memastikan seluruh proses penyelenggaraan pendidikan di UNES berjalan sesuai ketentuan pemerintah. Selama ini, kata dia, UNES secara rutin melakukan koordinasi dan pelaporan penyelenggaraan proses belajar mengajar kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI).
“Alhamdulillah, selama ini koordinasi dan pelaporan kepada LLDIKTI berjalan lancar,” katanya.
Andi menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik sepanjang disampaikan secara objektif dan bertujuan membangun kemajuan institusi.
“Kami menerima kritik yang konstruktif dan tidak memiliki tendensi tertentu. Namun apabila terdapat tuduhan yang mengandung fitnah tanpa dasar yang jelas, kami siap menempuh jalur hukum dan melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejak berdiri puluhan tahun lalu, UNES telah berkontribusi mencetak ribuan lulusan yang tersebar di berbagai bidang pekerjaan di Sumatera Barat maupun daerah lain.
“Kami memiliki prinsip yang sama bahwa UNES dibangun untuk mencetak sumber daya manusia bagi Sumatera Barat dan sekitarnya. Komitmen itu akan terus kami pertahankan,” tukasnya.
Baca juga:
- Relawan Misi Kemanusian UNES Turunkan Bantuan Bencana ke Agam dan Tanah Datar
- UNES Padang Bantu Percepatan Penanganan Dampak Banjir Sumbar
Sebelumnya, alumni UNES, Boy Azhar Zubir menyampaikan hasil penelitian mandirinya yang menyoroti sejumlah aspek tata kelola kampus, mulai dari penggunaan konsultan pajak, kerja sama peningkatan akreditasi, hingga beberapa kebijakan internal. Ia juga berharap Kementerian Pendidikan Tinggi dan LLDIKTI Wilayah X melakukan pembinaan terhadap UNES. Melalui pernyataan ini, YPTP memberikan klarifikasi sekaligus membantah sejumlah tudingan tersebut. [isr]
